Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Peran Indonesia di UNESCO bakal Makin Kuat
Advertisement . Scroll to see content

6 Pakaian Adat Sulawesi Selatan, Lengkap Nama dan Corak Khasnya

Kamis, 08 September 2022 - 17:16:00 WIB
6 Pakaian Adat Sulawesi Selatan, Lengkap Nama dan Corak Khasnya
Ilustrasi Pakaian Adat Sulawesi Selatan Baju Bodo digunakan Sophia Latjuba (Dok. Instagram Veraanggraini _kebaya)
Advertisement . Scroll to see content

Aturan warna tersebut antara lain adalah sebagai berikut

-Warna jingga dipakai oleh perempuan di bawah 10 tahun.

-Warna jingga dan merah darah dipakai oleh perempuan berumur 10 hingga 14 tahun.

-Warna merah darah dipakai untuk yang berumur 17 hingga 25 tahun.

-Warna putih dipakai oleh para inang dan dukun.

-Warna hijau dipakai oleh putri bangsawan.

-Warna ungu dipakai oleh para janda.

  • 2. Pakaian Adat Sulawesi Selatan Baju Tutu 

Jika baju bodo dikenakan oleh kaum wanita, baju adat yang dikenakan untuk pria Bugis disebut dengan Tutu. Pakaian adat ini merupakan jas dan biasa disebut dengan Jas Tutu. Pakaian adat ini dipadukan dengan celana atau paroci, dan juga kain sarung atau lipa garusuk, serta tutup kepala yakni songkok.

Jas Tutu berlengan panjang, bagian leher berkerah dan dihiasi dengan kancing yang terbuat dari emas atau perak. Sedangkan untuk kain lipa garusuk atau lipa sabbe terlihat polos namun berwarna mencolok, dengan ciri khas merah dan hijau.

  • 3. Pakaian Adat Sulawesi Selatan Seppa Tallung Baku

Baju adat Seppa Tallung Baku adalah baju adat khas suku Toraja di Sulawesi Selatan. Pakaian adat ini memiliki ukuran panjang sampai ke lutut dan pakaian adat ini digunakan oleh kaum laki-laki.

Aksesoris yang dikenakan meliputi kandaure (busana dengan manik-manik pada unsur dada dan ikat kepala), gayang (sejenis senjata khas berupa parang), dan lipa (sejenis sarung sutra dengan motif yang beraneka ragam).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut