Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Minta Transformasi PLN Dikebut, Dorong Penggunaan Panel Surya 100 GW
Advertisement . Scroll to see content

639 Hektare Lahan Masih Terbakar, Prabowo Kerahkan 60.177 Personel untuk Atasi Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:24:00 WIB
639 Hektare Lahan Masih Terbakar, Prabowo Kerahkan 60.177 Personel untuk Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

“Berdasarkan laporan Kepala BNPB, di 6 provinsi paling terdampak karhutla masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman. Saat ini fokus utama tertuju pada 2 provinsi, yaitu Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan,” ujarnya.

Pemerintah mengerahkan lebih dari 60 ribu personel gabungan untuk melakukan pemadaman melalui operasi darat. Selain itu, operasi udara menggunakan metode water bombing terus dilakukan untuk mempercepat penanganan kebakaran di sejumlah wilayah.

“Operasi darat didukung lebih dari 60.177 personel gabungan, dengan tingkat keberhasilan pemadaman rata-rata di atas 80% dari luas lahan yang baru terbakar setiap harinya. Operasi udara melalui water bombing di sejumlah wilayah juga terus dilakukan untuk mempercepat pemadaman,” ungkapnya.

Di sisi lain, kondisi karhutla di Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan dilaporkan menunjukkan perkembangan yang lebih baik.

Pemerintah juga mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memanfaatkan pertumbuhan awan hujan. Langkah ini dilakukan seiring perkiraan awal musim hujan yang mulai merata pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.

“Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus dioptimalkan untuk memanfaatkan pertumbuhan awan hujan, seiring perkiraan awal musim hujan yang mulai merata pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026,” ucap dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut