Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sering Sakit Padahal Pola Makan Sudah Sehat? Bisa Jadi akibat Masalah Usus
Advertisement . Scroll to see content

70 Persen Sistem Imun Ada pada Usus, Dokter Ungkap Fakta Ini

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:30:00 WIB
70 Persen Sistem Imun Ada pada Usus, Dokter Ungkap Fakta Ini
Dokter mengungkapkan sekitar 70 persen sistem imun manusia berada di saluran pencernaan, termasuk usus. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kesehatan usus ternyata memiliki peran besar dalam menjaga daya tahan tubuh. Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Gia Pratama, mengungkapkan sekitar 70 persen sistem imun manusia berada di saluran pencernaan, termasuk usus.

Menurutnya, banyak orang hanya berfokus pada pola makan untuk menjaga kesehatan, padahal kondisi usus juga menjadi faktor penting yang menentukan kuat atau lemahnya sistem kekebalan tubuh.

“Teman-teman kenapa ya sekarang sepertinya banyak sekali yang gampang sakit, gampang drop? Padahal katanya makannya sudah cukup. Bisa jadi salah satu jawabannya ada di usus,” kata dr Gia dalam unggahan di Instagram, dikutip Sabtu (27/6/2026).

Dia menjelaskan, di dalam usus terdapat mikrobiom, yaitu triliunan bakteri baik yang berfungsi menjaga keseimbangan saluran pencernaan sekaligus mendukung sistem imun tubuh.

“Di dalam usus kita ada yang disebut juga dengan mikrobiom, itu triliunan bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan saluran cerna sekaligus mendukung daya tahan tubuh,” katanya.

dr Gia mengatakan, kesehatan sistem imun tidak hanya dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi, tetapi juga gaya hidup sehari-hari. Kebiasaan begadang, stres, makan sembarangan, serta kurang mengonsumsi serat dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus.

“Begadang, stres, makan sembarangan, kurang serat. Karena pelan-pelan, gaya hidup seperti ini akhirnya mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus,” ujarnya.

Dia menambahkan, ketika keseimbangan bakteri baik terganggu, daya tahan tubuh dapat menurun sehingga seseorang lebih mudah sakit atau merasa lemas. Oleh karena itu, menjaga kesehatan usus menjadi salah satu langkah penting untuk mempertahankan sistem imun.

Lebih lanjut, dr Gia menyarankan konsumsi probiotik sesuai kebutuhan untuk membantu menjaga keseimbangan mikrobiom usus. Dia menegaskan setiap jenis probiotik memiliki fungsi yang berbeda, salah satunya Lactobacillus reuteri DSM 17938 yang telah banyak diteliti secara klinis.

“Karena setiap probiotik punya jenis, fungsi dan manfaat yang berbeda-beda. Salah satu probiotik yang aman dikonsumsi adalah Lactobacillus reuteri DSM 17938. Probiotik ini termasuk bakteri baik yang sudah banyak diteliti secara klinis,” katanya.

Menurut dr Gia, probiotik tersebut banyak dibahas manfaatnya untuk membantu mengatasi berbagai gangguan pencernaan, seperti kolik, diare, sembelit, hingga gangguan pencernaan lainnya. Namun, dia mengingatkan bahwa menjaga kesehatan usus juga harus dibarengi dengan pola makan bergizi, asupan serat yang cukup, serta istirahat dan pengelolaan stres yang baik.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut