Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemprov DKI Perpanjang PJJ hingga 8 September, Penanganan Abu Vulkanik Anak Krakatau Digencarkan
Advertisement . Scroll to see content

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyebar, Wamendikti: Kampus Tak Harus Kuliah Daring

Senin, 07 September 2026 - 18:29:00 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyebar, Wamendikti: Kampus Tak Harus Kuliah Daring
Wamendiktisaintek Stella Christie. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Stella, keputusan mengenai skema pembelajaran perlu mempertimbangkan manfaat dan risiko yang ada. Kampus harus melihat kondisi secara rasional sebelum menentukan kebijakan.

"Ini kan karena mudaratnya lebih banyak daripada manfaat. Jadi kita menghitung manfaat dan mudarat selalu dengan rasionalisme yang tepat," ucap Stella.

Sebelumnya, erupsi menerus Gunung Anak Krakatau dilaporkan telah berakhir sejak Minggu (6/9/2026). Meski demikian, status aktivitas gunung api tersebut masih berada pada Level III atau Siaga hingga Senin (7/9/2026).

"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh hingga 7 September 2026, maka tingkat aktivitas G. Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga)," tulis Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Dengan status tersebut, masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk pengunjung, wisatawan, dan pendaki, dilarang memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Badan Geologi juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah potensi bahaya erupsi. Ancaman tersebut meliputi awan panas, aliran lava, lontaran batu pijar, hingga hujan abu lebat.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut