Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Muncul Dataran Baru Disebut Cucu Anak Krakatau, Badan Geologi Buka Suara
Advertisement . Scroll to see content

Ahli Tegaskan Erupsi Gunung Berapi Bukan Konspirasi: Tudingan Rekayasa Teknologi Tak Masuk Akal

Selasa, 08 September 2026 - 09:51:00 WIB
Ahli Tegaskan Erupsi Gunung Berapi Bukan Konspirasi: Tudingan Rekayasa Teknologi Tak Masuk Akal
Ilustrasi erupsi gunung berapi (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, instrumen geodesi presisi seperti GPS dan sensor tiltmeter mencatat adanya deformasi atau pembengkakan tubuh gunung api jauh sebelum letusan terjadi, disertai dengan perubahan rasio konsentrasi gas kimia dan peningkatan suhu. Seluruh proses akumulasi massa dan energi ini membutuhkan waktu bulanan hingga tahunan di dalam kerak bumi dan terekam secara transparan oleh instrumen geofisika global, sehingga terbukti murni sebagai siklus konveksi alamiah.

Dilihat dari batuan hukum fisika, lapisan batuan padat setebal puluhan kilometer bersifat meredam gelombang elektromagnetik pada jarak yang sangat pendek, sehingga sinyal buatan manusia tidak memiliki mekanisme interaksi fisik untuk menggerakkan magma di kedalaman.

Daryono mengatakan manusia tidak memiliki sumber energi yang cukup besar untuk merekayasa pergerakan jutaan meter kubik magma bersuhu hingga 1.200 derajat Celsius.

"Narasi yang mengaitkan erupsi beruntun dengan rekayasa teknologi merupakan bentuk disinformasi yang mengabaikan sains dasar, mengingat aktivitas vulkanik Indonesia adalah keniscayaan dinamis dari geologi bumi yang terus bergerak," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut