Ajak Milenial Berantas Korupsi, KPK Terapkan Strategi Total Football

Ilma De Sabrini ยท Minggu, 02 Desember 2018 - 06:09 WIB
Ajak Milenial Berantas Korupsi, KPK Terapkan Strategi Total Football

KPK menerapkan strategi Total Football kala mengajak generasi milenial ikut memberantas korupsi,

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaknai generasi milenial tidak hanya sebagai penerus bangsa, melainkan juga modal untuk memperbaiki kondisi bangsa dari penyakit kronis korupsi.

Salah satunya adalah menjadikan generasi milenial sebagai partner dalam memberantas korupsi. Lantas, bagaimana strategi yang dikembangkan lembaga antirasuah tersebut.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengungkapkan beberapa langkah tersebut. Yakni, menyebarkan virus atau materi antikorupsi agar dapat masuk dalam matakuliah di perguruan tinggi.

"Strateginya Total football atau biasa disebut three pronge (penindakan, edukasi, dan pencegahan) masuk di semua umur dan semua pintu masuk. Seperti seni, budaya, film, lagu, untuk yang formal kurikulum wajib atau pilihan di universitas," kata Saut kepada iNews.id, Jumat (30/11/2018).

Semua lini tersebut, dia mengatakan, merupakan tanggung jawa KPK. Apalagi, semangat itu sesuai dengan amanat UU yang melindung KPK.

"Dimana KPK harus masuk disemua jenjang pendidikan (praktis semua usia)," ujar Saut.

Saat ini, dia menyebut, Indonesia berada di dalam ekosistem yang korup. Banyak tindak pidana korupsi yang dilakukan.

Dalam ekosistem tersebut, dia menambahkan, generasi tua mendominasi praktik tindak pidana korupsi, yang di dalamnya juga ada generasi muda. "KPK sangat serius menjadi parner milenials berantas korupsi," kata Saut menegaskan.

Salah satu bentuk pelibatan kaum milenial dalam pemberantasan korupsi adalah dengan Festival Lagu Suara Anti Korupsi (Saksi) 2018. Acara yang diselenggarakan KPK guna menyambut hari antikorupsi pada 9 Desember 2018 mendatang itu, menjadi salah satu ajang mengajak generasi milenial untuk menjauhi korupsi.

"Kami ajak generasi muda untuk semangat menjauhi praktik-praktik korupsi. Bentuk kreatif juga mengekspresikannya dalam bentuk lagu," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, di Plaza Festival, Kuningan, Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Editor : Djibril Muhammad