Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Sebut BRICS Perkuat Peran Global South dalam Bentuk Masa Depan Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Ambisi Prabowo Bangun Kedaulatan Emas Indonesia, dari Tambang hingga ke Bank Emas

Rabu, 09 September 2026 - 01:08:00 WIB
Ambisi Prabowo Bangun Kedaulatan Emas Indonesia, dari Tambang hingga ke Bank Emas
Ilustrasi tambang emas (dok. Freeport)
Advertisement . Scroll to see content

Persoalan di hulu menjadi penting karena tidak seluruh aktivitas produksi emas tercatat dalam sistem resmi. Pemerintah sebelumnya menyebut masih terdapat produksi dan perdagangan emas yang belum tercatat, termasuk penjualan yang diduga melalui jalur ilegal.

"Jadi memang ada beberapa catatan untuk emas ini memang yang mungkin teridentifikasi ada beberapa penjualan yang tanda petik ilegal gitu ya," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tri Winarno dalam MINDialogue di Jakarta beberapa waktu lalu.

Indonesia diketahui memiliki fondasi kuat hilirisasi emas. Fasilitas pemurnian (refinery) di perusahaan grup MIND ID yakni PT Antam memiliki kapasitas 150 ton emas per tahun. Smelter Manyar PT Freeport Indonesia dari MIND ID juga memiliki kemampuan pemurnian emas hingga 50 ton per tahun. Sementara fasilitas swasta milik PT Amman Mineral Internasional Tbk memiliki kapasitas sekitar 18 ton per tahun.

Artinya, Indonesia memiliki bukan hanya sumber daya tambang, tetapi juga fasilitas untuk memurnikan hasil tambang sebelum emas masuk ke rantai perdagangan dan keuangan.

Di ujung rantai, pemerintah ingin emas memiliki fungsi yang lebih strategis. Emas dapat disimpan, diperdagangkan, digunakan sebagai instrumen pembiayaan dan investasi, sekaligus menjadi salah satu komponen cadangan penting.

Prabowo sendiri melihat perkembangan bank emas sebagai salah satu kekuatan ekonomi baru Indonesia.

"Ini juga kekuatan ekonomi yang dilihat oleh dunia juga dan saya percaya di tahun-tahun mendatang ini akan juga meningkat," ujarnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut