Ancaman Klaster Covid-19 saat Libur Panjang Harus Jadi Perhatian Pemerintah

Harits Tryan Akhmad ยท Jumat, 23 Oktober 2020 - 02:49 WIB
Ancaman Klaster Covid-19 saat Libur Panjang Harus Jadi Perhatian Pemerintah

Ilustrasi Covid-19. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kasus Covid-19 imbas adanya libur panjang akhir bulan Oktober dinilai bisa mengkhawatirkan. Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah dinilai harus melakukan antisipasi.

"Liburan (panjang) harus diantisipasi,” ujar Epidemolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman saat dihubungi di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Menurut Dicky, antisipasi kecil yang bisa dilakukan agar tak ada lonjakan penularan Covid-19 imbas liburan panjang ini adalah menahan masyarakat agar tak bepergian ke luar kota.

Oleh sebab itu, Pemda harus menyiapkan sebuah tempat liburan bagi warganya dengan sesuai protokol kesehatan Covid-19. “Karena sebelumnya selalu meningkat setiap libur panjang dan harus dicegah," katanya.

Diketahui sebelumnya Pemerintah sudah menetapkan cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 hingga 30 Oktober 2020. Ini memungkinkan masyarakat menghabiskannya untuk berlibur atau berwisata. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah meminta agar libur panjang pada Oktober 2020, tidak berdampak pada kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia.

Dia meminta, kementerian dan lembaga negara dapat mengantisipasi penyebaran Covid-19, agar tidak ada penambahan kasus masyarakat yang terpapar virus corona.

"Kita akan berbicara yang berkaitan dengan antisipasi penyebaran Covid, berkaitan dengan libur panjang di akhir Oktober tahun 2020, mengingat kita memiliki pengalaman kemarin libur panjang 1,5 bulan lalu mungkin setelah itu terjadi kenaikan yang agak tinggi," kata Jokowi dalam ratas 'Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Libur Panjang Akhir Oktober Tahun 2020' di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2020).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq