Angela Tanoesoedibjo Beri Pesan kepada Mahasiswa MNC University Kuasai Soft Skills dan Berpikir Kritis di Era AI
Pentingnya Berpikir Kritis di Era AI
Selain relevansi industri, Angela menekankan pentingnya soft skills atau keterampilan nonteknis yang akan terus dibutuhkan sepanjang perjalanan karier. Salah satunya adalah kemampuan presentasi, yang menurut pengalamannya selama menempuh pendidikan di Australia turut mengasah pola pikir kritis.
Bagi Angela, kemampuan presentasi bukan sekadar menyampaikan materi di depan orang lain. Mahasiswa juga harus mampu memastikan pesan yang disampaikan dapat dipahami audiens dengan baik.
“Itu mengasah critical thinking, and the way you present it to people. Sometimes isu-nya tuh bukan mempresentasikan, tapi makna dan atau message yang kalian sampaikan tuh sampai nggak ke penonton? Itu yang lebih penting. So those kinds of skills, itu terbawa sampai detik ini,” ujar Angela.
Dia juga membagikan pengalaman saat belajar melakukan riset. Ketika menempuh pendidikan, Angela harus mendatangi perpustakaan untuk mencari referensi, membandingkan isi buku, serta menelaah berbagai temuan sebelum menentukan jawaban atau memilih sumber yang paling relevan.
Pengalaman tersebut, menurut dia, menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan AI. Meski teknologi mempermudah pencarian informasi dan membantu proses riset, mahasiswa tetap harus memiliki kemampuan untuk menilai, menguji, dan memeriksa kembali hasil yang diberikan AI.