Angela Tanoesoedibjo Beri Pesan kepada Mahasiswa MNC University Kuasai Soft Skills dan Berpikir Kritis di Era AI
Angela mengaku turut mempelajari berbagai jenis AI beserta fungsinya. Namun, dia tidak menerima hasil yang diberikan teknologi tersebut secara mentah-mentah, melainkan mengujinya dengan pengetahuan, pengamatan, dan konteks yang dimiliki.
“Saya enggak akan pernah terima mentah-mentah. I actually challenge that AI. 'No, I think seperti ini, seperti ini. This is what I see, konteksnya begini'. I challenge actually jawaban AI tersebut dan dia akan memberikan saya jawaban revisi. Tetapi poinnya adalah ability to do research, ability to think, to know the process, itu yang terbawa sampai saya hari ini,” katanya.
Angela menilai, kemampuan melakukan riset, berpikir kritis, dan memahami proses dalam memperoleh informasi tetap penting meskipun teknologi AI semakin canggih. Mahasiswa perlu membangun kemampuan tersebut agar tidak sekadar mengandalkan jawaban instan, tetapi juga mampu memahami persoalan dan menilai informasi secara mandiri.
Belajar Kelompok Melatih Kemampuan Bekerja Sama
Angela turut menyoroti manfaat belajar kelompok yang pernah dia jalani selama masa pendidikan. Menurut dia, aktivitas tersebut bukan hanya membantu mahasiswa memahami materi perkuliahan, tetapi juga melatih kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
Keterampilan itu dinilai relevan karena dunia organisasi maupun pekerjaan menuntut seseorang berinteraksi dan berkolaborasi dengan banyak pihak. Kemampuan bekerja dalam tim pun menjadi bekal yang dapat terus digunakan setelah mahasiswa lulus.
“Poinnya apa? Itu terbawa sampai hari ini. Bagaimana di organisasi kalian kan nggak pernah kerja sendiri. Kalian pasti kerja sama orang lain. And that kind of skills, itu akan terbawa sampai kalian nanti berkarier,” ujar Angela.
Editor: Dani M Dahwilani