Anggota DPR Duga Illegal Logging Jadi Penyebab Banjir Bandang Sumatera
Sementara kepada masyarakat yang terdampak bencana saat ini, dia mengimbau tetap bersabar. Pemerintah sampai sejauh ini terus berupaya melakukan penanganan.
“Bagi keluarga kena musibah, termasuk meninggal dunia, kita ikut berduka. Bagi masyarakat yang saat ini masih mengungsi kita harapkan tetap semangat. Intinya, pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menyelesaikan urusannya sendiri, pasti hadir, tetapi tetap mohon kesabaran. Apalagi cuaca ini tidak bisa kita kendalikan, curah hujan yang masih begitu tinggi saat ini,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah bergerak cepat merespons banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Presiden memerintahkan jajarannya sigap sejak hari pertama bencana terjadi, memastikan bantuan segera tiba di lokasi terdampak.
"Kita telah berangkatkan tiga pesawat Hercules C130 dan satu pesawat A400. Untuk kesekian kalinya kita kirim bantuan," ujar Prabowo dalam video di akun Instagram @presidenrepublikindonesia, dikutip Minggu (30/11/2025).
"Pemerintah bergerak cepat, dari hari-hari pertama sudah bereaksi, sudah mengirim bantuan, melalui jalur darat dan udara, dan terus menerus kebutuhan mereka di lapangan kita dukung," katanya.
Dalam tayangan tersebut, terlihat dapur umum bersiap memenuhi kebutuhan pangan warga. Sejumlah fasilitas seperti SPPG Daulat Lae-Langge, SPPG Cengkeh Turi Binjai Utara, dan SPPG Subulussalam juga difungsikan untuk membantu para korban.
Editor: Reza Fajri