Ani Yudhoyono Kanker Darah, Pemerintah Pastikan Beri Perawatan Terbaik
JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan pemerintah memberikan perawatan maksimal terhadap Ani Yudhoyono. Ibu negara keenam itu saat ini dirawat intensif di National University Hospital Singapura, sejak Sabtu 9 Februari 2019.
Hal itu disampaikan Moeldoko menanggapi kondisi kesehatan terkini perempuan yang bernama lengkap Kristiani Herawati binti Sarwi Edhie Wibowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/2/2019).
Dia mengatakan, perawatan tersebut sesuai dengan amanat dalam Pasal 7 huruf c Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 Tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden RI.
Dalam pasal itu disebutkan, bahwa seluruh biaya perawatan kesehatan bekas Presiden dan bekas Wakil Presiden serta keluarganya ditanggung oleh negara. "Tentu dari sisi keamanan ada sistem yang kita berikan, pasti tanggung jawab negara melekat," kata Moeldoko.
Ani Idap Kanker Darah, SBY: Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Kegiatan
Tak lupa, dia mendoakan agar Ani Yudhoyono dapat segera diberikan kesembuhan dan diangkat penyakitnya. "Pak SBY beserta keluarga untuk tabah menghadapi situasi ini," ujar mantan panglima TNI ini.
Moeldoko menjelaskan, hingga saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih mencari waktu yang pas untuk menjenguk Ani Yudhoyono. "Masih mencari waktu (untuk menjenguk Bu Ani)," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/2/2019).
Dirawat di Singapura, SBY: Ibu Ani Yudhoyono Menderita Kanker Darah
Sebelumnya, SBY menjelaskan kondisi kesehatan terkini Ani Yudhoyono yang mengidap kanker darah. "Dengan rasa prihatin saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah," kata SBY di Singapura dalam video yang dikirim kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/2/2019).
"Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia," ujarnya.
SBY meminta doa dari para sahabat agar Tuhan Yang Maha Kuasa dengan takdir dan kuasanya, memberikan kesembuhan kepada Ani, atau Kristiani Herawati binti Sarwi Edhie Wibowo. "Agar Ibu Ani dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-harinya di tanah air," katanya.
SBY juga menyampaikan terima kasih atas ucapan dan doa kesembuhan kepada Ani, yang disampaikan para sahabat di tanah air, termasuk yang melalui media sosial.
"Pada kesempatan ini juga saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah, utamanya tim dokter kepresidenan atas perhatian dan bantuan yang diberikan dalam pengobatan Ibu Ani," ujar SBY.
Editor: Djibril Muhammad