Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Mal Pasang Pagar Tinggi, Pengamat Ingatkan Pemerintah Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Gangguan Keamanan, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Minggu, 02 Agustus 2026 - 22:25:00 WIB
Antisipasi Gangguan Keamanan, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah membentuk tim preventif terkait pemasangan pagar di mal-mal besar. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri membentuk Tim Preventive Strike untuk mengantisipasi potensi kerusuhan dan menjaga keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Hal itu sekaligus mengantisipasi kabar aksi besar pada Agustus 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan tim tersebut beranggotakan personel dari seluruh direktorat operasional di lingkungan Polda Metro Jaya. Tim telah disiapkan sebagai langkah mitigasi apabila muncul kelompok yang berupaya mengganggu keamanan.

“Jadi sudah melakukan mitigasi awal apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan, membuat situasi tidak nyaman dan aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya termasuk wilayah-wilayah penyangga, akan dilakukan tindakan tepat, tegas, dan terukur,” kata Budi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026).

Budi menegaskan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta hingga kini masih aman dan terkendali.

“Perlu kami sampaikan bahwa situasi sampai saat ini masih bisa dapat dikendalikan,” kata Budi.

Dia juga mengungkapkan hingga saat ini Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan terkait rencana aksi di wilayah hukumnya. Meski begitu, Direktorat Reserse Siber terus memantau penyebaran konten, flyer, maupun ajakan aksi yang beredar di media sosial.

“Kita akan melihat flyer-flyer ataupun ajakan-ajakan, ini hanya sekadar lempar flyer atau memang akan ada gelombang aksi,” ujar dia.

Selain melakukan pemantauan di ruang siber, Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan unsur intelijen untuk menganalisis perkembangan situasi keamanan sebagai dasar penentuan langkah antisipasi berikutnya.

Sebelumnya, pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dan gedung di Jakarta ramai menjadi perbincangan di media sosial. Langkah tersebut dikaitkan dengan isu aksi demonstrasi besar pada Agustus 2026, meski hingga kini kepolisian belum menerima pemberitahuan resmi mengenai rencana aksi tersebut.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut