Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah Perayaan Tahun Baru Masehi, dari Tradisi Kuno hingga Zaman Modern
Advertisement . Scroll to see content

Asal Mula Perayaan Tahun Baru Masehi: Sejarah, Tradisi, dan Makna

Sabtu, 30 Desember 2023 - 20:11:00 WIB
Asal Mula Perayaan Tahun Baru Masehi: Sejarah, Tradisi, dan Makna
Asal mula perayaan tahun baru masehi (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Asal mula perayaan tahun baru masehi adalah salah satu topik yang menarik untuk diketahui. Karena tahun baru masehi merupakan salah satu perayaan yang paling populer dan meriah di seluruh dunia. 

Tahun baru masehi dirayakan setiap tanggal 1 Januari, sebagai awal dari kalender Gregorian yang digunakan oleh sebagian besar negara di dunia. Namun, tahukah Anda bagaimana sejarah, tradisi, dan makna dari perayaan tahun baru masehi ini?

Asal mula perayaan tahun baru masehi

Dalam artikel ini, iNews.id akan membahas asal mula perayaan tahun baru masehi, mulai dari awal mula penggunaan kalender Gregorian, hingga berbagai tradisi dan simbol yang ada di berbagai negara dan budaya. 

Sejarah Perayaan Tahun Baru Masehi

Perayaan tahun baru masehi tidak selalu jatuh pada tanggal 1 Januari. Sebelum kalender Gregorian diperkenalkan oleh Paus Gregorius XIII pada tahun 1582, sebagian besar negara di Eropa menggunakan kalender Julian yang dibuat oleh Julius Caesar pada tahun 46 SM. 

Kalender Julian menetapkan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun baru, karena pada tanggal tersebut terjadi perubahan jabatan para pejabat publik di Roma.

Namun, kalender Julian memiliki kekurangan, yaitu terdapat selisih sekitar 11 menit antara tahun kalender dan tahun matahari. Selisih ini menyebabkan kalender Julian menjadi mundur sekitar 3 hari setiap 4 abad. Akibatnya, perhitungan tanggal penting, seperti Paskah, menjadi tidak akurat dan tidak sesuai dengan pergerakan matahari dan bulan.

Untuk mengatasi masalah ini, Paus Gregorius XIII mengeluarkan sebuah dekrit yang mengubah kalender Julian menjadi kalender Gregorian. Kalender Gregorian menghapus 10 hari dari kalender Julian, sehingga tanggal 4 Oktober 1582 menjadi tanggal 15 Oktober 1582. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut