Asal Usul Kata Nusantara, dari Singasari ke Majapahit Dipopulerkan Gajah Mada
Istilah dan semangat Nusantara pertama kali muncul dalam kebijakan politik era Raja Sri Kertanagara dari Singasari. Dia menjadi raja pertama di Jawa Timur yang menerapkan politik nusantara, yaitu memperluas kekuasaan ke luar Jawa.
Mengenal Pararaton, Kitab yang Mengisahkan Perjalanan Raja Singasari dan Majapahit
Langkah ini merupakan perubahan besar dibanding raja-raja sebelumnya yang fokus menyatukan wilayah internal Jawa seperti Janggala dan Kediri.
Sri Kertanagara memimpin ekspedisi ke luar Jawa, menaklukkan wilayah seperti Bali, Tanjungpura (Kalimantan), Pahang (Malaysia), hingga Suwarnabhumi (yang diperkirakan di sekitar Thailand atau Myanmar). Ini merupakan bentuk awal dari upaya menyatukan kepulauan di bawah satu kekuasaan — sebuah cita-cita besar yang kelak dilanjutkan dan dipopulerkan oleh Majapahit.
Begini Cara Hayam Wuruk Raja Majapahit Pungut Pajak dari Daerah hingga Pusat
Puncak penggunaan kata Nusantara terjadi pada masa pemerintahan Ratu Tribhuwana Tunggadewi dan Mahapatih Gajah Mada. Dalam konteks inilah nusantara tak hanya menjadi istilah geografis, tetapi berubah menjadi simbol nasionalisme dan integrasi wilayah. Cita-cita Gajah Mada untuk menyatukan nusantara menjadi tonggak penting sejarah Indonesia.
Editor: Donald Karouw