Asap Karhutla Meluas hingga NTT, Sudah 2.775 Jadwal Penerbangan Terganggu
JAKARTA, iNews.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu ribuan penerbangan domestik di Indonesia, bahkan meluas hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 2.775 penerbangan berjadwal domestik terdampak kabut asap sejak 11 Agustus hingga 21 Oktober 2026.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan, jumlah penerbangan terdampak terus bertambah seiring meluasnya sebaran asap di sejumlah wilayah. Angka tersebut meningkat 171 penerbangan dibandingkan data per 19 Oktober 2026.
Lukman menegaskan, keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelanjutan operasional penerbangan ketika jarak pandang menurun akibat asap karhutla.
"Penyesuaian jadwal pada penerbangan yang terdampak karhutla semata-mata dilakukan demi keselamatan. Selama jarak pandang belum memenuhi batas minimum operasional, penerbangan tidak akan dipaksakan," ujar Lukman dalam keterangan resmi, Kamis (22/10/2026).
Dari total penerbangan domestik yang terdampak, sebanyak 1.544 penerbangan mengalami pembatalan atau penundaan, sedangkan 1.170 penerbangan tercatat terlambat. Selain itu, sebanyak 25 penerbangan dialihkan ke bandara lain, enam penerbangan kembali ke bandara keberangkatan, dan 30 penerbangan dimajukan jadwalnya.