Asap Karhutla Memburuk, Menkes Minta Warga di Rumah Saja!
JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk beradaptasi dengan kondisi kabut asap yang semakin buruk. Salah satunya dengan mengurangi aktivitas di luar rumah guna meminimalkan paparan asap, terutama bagi kelompok rentan.
Menkes Budi mengingatkan kelompok rentan, seperti bayi, balita, orang lanjut usia (lansia), dan ibu hamil, agar sebisa mungkin tetap berada di rumah. Menurutnya, paparan kabut asap dapat berdampak terhadap kesehatan sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini.
"Kami di Kementerian Kesehatan memang melihat bahwa bencana ini dampaknya cukup besar terutama untuk kaum rentan. Kita melihatnya tuh orang tua, balita, dan juga ibu hamil," kata Menkes Budi kepada wartawan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, belum lama ini.
Dia mengatakan, Kemenkes berupaya meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat melalui imbauan dan edukasi. Masyarakat diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan dan menghindari paparan asap jika tidak ada keperluan mendesak.
"Yang saya sampaikan selalu adalah bahwa nomor satu kalau bisa stay di rumah. Kalau sudah kondisinya seperti itu, kita tahu alamnya sudah seperti ini, kita sebagai manusia harus bersegera beradaptasi dan usahakan stay di rumah. Jangan keluar kecuali benar-benar penting," ujarnya.