Asap Karhutla Memburuk, Menkes Minta Warga di Rumah Saja!
Setelah kembali dari luar rumah, masyarakat juga dianjurkan segera membersihkan diri menggunakan air. Budi mengingatkan agar tubuh tidak langsung digosok saat dibersihkan.
Dia kembali menegaskan bahwa kelompok rentan sebaiknya tidak keluar rumah selama kondisi kabut asap masih mengkhawatirkan. Jika ada kebutuhan harian yang mendesak, seperti membeli makanan, masyarakat yang tidak termasuk kelompok rentan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
"Jadi dari sisi kesehatan, melihat kenyataannya sudah seperti ini, pesan saya adalah terutama untuk kaum rentan jangan keluar rumah, ya, jangan keluar rumah. Nomor dua, kalau terpaksa keluar rumah—saya harapkan jangan gitu ya, biar yang tidak rentan saja keluar rumah untuk mengambil makanan dan lain sebagainya kalau ada kebutuhan sehari," ucapnya.
Menkes Budi turut meminta masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar kabut asap agar segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Keluhan yang perlu diwaspadai antara lain batuk dan iritasi kulit. Jika mengalami batuk berdarah, masyarakat juga perlu segera mencari pertolongan medis.
Menurut dia, Kemenkes telah menyiapkan suplai obat-obatan di puskesmas di daerah terdampak bencana untuk menangani gangguan kesehatan akibat paparan asap.
"Seluruh puskesmas-puskesmas di daerah bencana sudah kami siapkan dengan suplai obat-obatan untuk bisa menangani penyakit atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh asap, ya, oleh asap," kata Budi.
Dia berharap masyarakat dapat mengikuti langkah pencegahan tersebut, termasuk membantu menyampaikan imbauan kepada kelompok rentan, agar dampak kabut asap terhadap kesehatan dapat diminimalkan.
Editor: Muhammad Sukardi