Bahlil Bocorkan Kementerian di Bawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Apa Saja?
Bahlil menambahkan, untuk sementara anggaran operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi masih tergabung dalam pagu Kementerian ESDM yang juga dipimpinnya.
"Jadi kami sudah menyampaikan bahwa Menko hilurisasi ini karena menterinya satu, jadi kita memakai anggaran dari Kementerian ESDM," ucap dia.
Sebelumnya, Bahlil menjelaskan salah satu alasan dibentuknya Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi karena agenda hilirisasi dan transisi energi akan menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ke depan.
Dia menyebut agenda hilirisasi dan transisi energi semakin penting di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global. Menurutnya, kondisi geopolitik turut menentukan ketahanan negara, baik dari sisi pengelolaan fiskal maupun perekonomian masyarakat.
Editor: Rizky Agustian