Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil: Campuran Etanol 10% Bisa Kurangi Impor BBM 3,9 Juta Kiloliter per Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Sebut Lifting Minyak RI Sulit Sentuh 1,6 Juta Barel, Ini Alasannya

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:56:00 WIB
Bahlil Sebut Lifting Minyak RI Sulit Sentuh 1,6 Juta Barel, Ini Alasannya
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Dok. Kementerian ESDM)
Advertisement . Scroll to see content

Hal ini sejalan dengan strateginya menghidupkan kembali sumur-sumur rakyat yang diharapkan mampu mendorong lifting minyak.

Meski demikian, dia menilai untuk mencapai swasembada energi tidak hanya bisa ditempuh lewat peningkatan lifting saja. Akan tetapi menjadi penting untuk melakukan substitusi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak. Misalnya dengan mencampurkan dengan minyak nabati yang bisa diperoleh dari dalam negeri.

“Maka kita harus mempergunakan apa yang kita miliki yang namanya nabati. Ethanol itu adalah bagian terpenting dalam rangka melakukan substitusi. Terhadap crude kita. Nah, ini bicara tentang kemandirian," tuturnya.

Ketua Umum Partai Golkar itu menjelaskan, konsumsi BBM nasional per tahun mencapai 39–40 juta kiloliter (kl). Sementara, produksi dalam negeri hanya mencapai 14 juta kl. Sehingga, pada tahun 2025 pemerintah masih harus mengimpor bensin hingga 25 juta kl.

Bahlil menyebut, kehadiran Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan mampu menambah pasokan BBM nasional hingga 5,8 juta kl. Sehingga praktis impor BBM berkurang menjadi 19 juta kl pada tahun 2026.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut