Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Setahun Prabowo-Gibran: 41,8 Juta Orang Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil soal Sosok Menteri Pernah Ditegur Prabowo: Sesama Bus Kota Jangan Saling Mendahului

Minggu, 19 Oktober 2025 - 22:32:00 WIB
Bahlil soal Sosok Menteri Pernah Ditegur Prabowo: Sesama Bus Kota Jangan Saling Mendahului
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai menghadiri ratas di kediaman Prabowo, Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia enggan berkomentar terkait sosok menteri Kabinet Merah Putih yang diketahui pernah mendapat teguran dari Presiden Prabowo Subianto. Dia menegaskan, sebagai sesama pembantu Presiden, tidak seharusnya saling menjatuhkan. 

Hal ini disampaikan Bahlil usai menghadiri rapat terbatas (ratas) dengan Prabowo di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025).

"Saya belum tahu itu. Itu yang tahu itu hanya Bapak Presiden. Ya, kita sesama bus kota jangan saling mendahului, ya," ujar Bahlil kepada wartawan.

Sementara itu, Bahlil mengaku dirinya kerap ditegur oleh Prabowo. Akan tetapi, teguran yang dimaksud adalah menyapa setiap kali dirinya dipanggil Prabowo. 

"Ya saya setiap dipanggil pasti ditegur. Ditegur sapa, ditegur sayang, ditegur perintah, ya kan tegur kan semuanya kan? Dan Bapak Presiden kan orangnya sangat terbuka, jadi pasti mungkin kamu juga kalau tiap hari ikut rapat pasti ditegur," kata dia. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan dirinya selalu siap menghadapi dinamika politik pasca-reshuffle kabinet. Sekali pun nantinya bakal dibenci oleh mantan menteri yang diganti, dia anggap sebagai konsekuensi yang wajar.

“Saya tidak peduli kalau dibenci oleh mantan menteri yang saya ganti. Itu risiko jabatan, yang penting saya bekerja untuk rakyat," kata Prabowo.

Prabowo membeberkan proses yang dilaluinya sebelum memutuskan untuk melakukan pergantian menteri. Dia mengklaim telah memberikan kesempatan hingga tiga kali peringatan sebelum mengambil tindakan tegas.

"Kalau ada satu-dua (menteri) nakal, saya peringati. Satu kali peringatan masih nakal, dua kali peringatan, tiga kali apa boleh buat, reshuffle. Harus diganti, karena demi negara, bangsa, dan rakyat, tidak boleh ada rasa kasihan. Yang kasihan itu rakyat Indonesia," ujar Prabowo.

Tak hanya soal reshuffle, Prabowo juga mengungkap bahwa dirinya telah menerima berbagai peringatan. Dia diwanti-wanti harus waspada terhadap pihak-pihak, terutama koruptor, yang mungkin menggunakan kekayaannya untuk membiayai aksi unjuk rasa.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut