Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Mulai Bangun Sekolah Rakyat Tahap II, Tersebar di 104 Lokasi
Advertisement . Scroll to see content

Hashim Cerita Awal Mula Sekolah Rakyat Digagas Prabowo, Berangkat dari Kisah Anak Telantar

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 21:11:00 WIB
Hashim Cerita Awal Mula Sekolah Rakyat Digagas Prabowo, Berangkat dari Kisah Anak Telantar
Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo dalam acara Doa Bersama Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) di Jakarta, Sabtu (18/10/2025). (Foto: Iqbal Dwi Purnama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan awal mula program Sekolah Rakyat digagas presiden. Dia mengatakan, gagasan itu lahir dari keprihatinan Prabowo terhadap masyarakat telantar dan tidak memiliki akses terhadap kehidupan serta pendidikan yang layak.

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi itu menceritakan kala dipanggil ke Istana Negara untuk mendengarkan langsung cerita Prabowo saat awal Kabinet Merah Putih dibentuk. Dia mendengar keprihatinan Prabowo terhadap anak kecil bernama Nayla.

"Saya dipanggil ke istana. ‘Sim, sim, saya baru temukan ya. Ada anak kecil namanya Nayla. Anak kecil ini umurnya 4 atau 5 tahun. Tinggal bersama dua saudaranya dan ibunya. Ibunya ditinggal suaminya, dan anak ini tidak diurus'," ujar Hashim dalam acara Doa Bersama Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) di Jakarta, Sabtu (18/10/2025).

Berangkat dari hal tersebut, kata dia, Prabowo mencetuskan program Sekolah Rakyat. Sekolah ini dirancang sebagai tempat belajar sekaligus tempat tinggal bagi para siswa, karena turut dilengkapi dengan asrama.

Setelah itu, lanjutnya, Prabowo memanggil Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul untuk meminta paparan lebih lanjut mengenai kondisi masyarakat di daerah. Hasil dari paparan tersebut menjadi dasar lahirnya program Sekolah Rakyat.

"Waktu itu Pak Gus Ipul, ya, Menteri Sosial, kasih lihat paparan. Lalu Prabowo bilang, ‘Sim, kalau bukan kita yang bantu mereka, siapa yang bantu mereka ya? Kita harus bantu mereka'," kata Hashim.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut