Bambu Laminasi, Bahan Bangunan Alternatif Pengganti Kayu Temuan Balitbang PUPR
JAKARTA, iNews.id - Indonesia memiliki hutan bambu terluas keenam di dunia. Bambu dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai tanaman pencegah erosi, kerajinan tangan, hingga bahan bangunan.
Khusus material bangunan, pemanfaatan bambu terkendala bentuk dan ketahanan bila digunakan balok, kolom atau papan. Alhasil, bambu digunakan secara terbatas jika diaplikasikan menjadi suatu bangunan.
Melalui berbagai penelitian, kendala itu akhirnya bisa diatasi. Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Balitbang PUPR) mengembangkan teknologi yang mampu menghasilkan bambu laminasi.
”Bambu Laminasi telah melalui pemrosesan sehingga bentuk dan ketahanannya dapat menyerupai kayu. Bambu laminasi dapat diaplikasikan pada hampir seluruh komponen bangunan tradisional, kecuali penutup atap,” bunyi pernyataan Balitbang PUPR dalam keterangan resmi mereka yang diunggah di akun Instagram Kementerian PUPR, dikutip Senin (3/2/2020).
Teknologi ini bahkan telah diaplikasikan sebagai struktur rumah tradisional di Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali. Di samping konstruksi bangunan, bambu laminasi juga dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan tangan, daun pintu dinding tempel, parket lantai, meubel, dan gazebo.