Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jenguk Korban Penyekapan di Bandung, KSP Dudung Minta Pelaku Dihukum Maksimal
Advertisement . Scroll to see content

Bamsoet Datangi Jenderal Andika Perkasa di Markas Besar TNI AD, Ada Apa?

Jumat, 20 November 2020 - 07:48:00 WIB
Bamsoet Datangi Jenderal Andika Perkasa di Markas Besar TNI AD, Ada Apa?
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) membicarakan vaksinasi covid-19 bersama KSAD Jenderal Andika Perkasa, Kamis (19/11/2020). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, masyarakat tldak perlu khawatir terhadap kualitas vaksin Covid-19. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bertanggung jawab untuk mengecek berbagai vaksin Covid-19 yang didatangkan dari China (Sinovac), Uni Emirat Arab (Sinopharm) maupun Korea Selatan (GX19). Begitupun dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dilibatkan untuk memastikan kehalalan vaksin tersebut.

"Bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin Covid-19 pada gelombang pertama, tidak perlu khawatir. Karena proses vaksinasi akan terus berlanjut pada tahun 2021. Dari sekitar 260 juta penduduk Indonesia, ditargetkan vaksinasi bisa menyasar 160 juta penduduk. Sambil menunggu mendapatkan vaksin, tetap tak boleh gegabah. Harus mengedepankan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan virus Covid-19," ucap Bamsoet. 

Mantan Ketua DPR ini juga menegaskan dukungannya atas pengembangan obat COVID-19 yang dilakukan Unair, TNI AD, dan BIN yang menggunakan tiga kombinasi obat yakni Lopinavir/Ritonavir dan Doxycycline serta Hydrochloroquine dan Azithromyci.

Obat tersebut diujikan kepada 1.308 pasien di Secapa AD, Jawa Barat. BIN menyebut sebanyak 85 persen pasien positif covid-19 telah sembuh. Dalam pertemuan itu Bamsoet didampingi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dan Ketua Umum Gerak BS Aroem Alzier.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut