Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Salah Paham Bansos dan PIP, BPS yang Kena Getahnya
Advertisement . Scroll to see content

Bank Dunia Sebut 64,2% Warga RI Masih Miskin, BPS Ungkap Penyebabnya

Kamis, 03 September 2026 - 07:53:00 WIB
Bank Dunia Sebut 64,2% Warga RI Masih Miskin, BPS Ungkap Penyebabnya
Ilustrasi angka kemiskinan BPS dan Bank Dunia berbeda. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

“Angka 64,2 persen merupakan perkiraan penduduk Indonesia yang pengeluarannya berada di bawah 8,30 dolar AS per kapita per hari menurut Bank Dunia. Garis kemiskinan tersebut dihitung berdasarkan standar yang ditetapkan World Bank, bukan garis kemiskinan nasional yang digunakan di Indonesia,” kata Nashrul dalam keterangan resmi, Kamis (3/9/2026).

“Nilainya ditetapkan berdasarkan standar kemiskinan yang umum digunakan di negara-negara dalam kelompok pendapatan menengah atas, dan digunakan terutama untuk membandingkan kondisi antarnegara,” ungkapnya.

Nashrul menjelaskan Bank Dunia menggunakan sejumlah garis kemiskinan internasional sebagai instrumen pembanding tingkat kesejahteraan antarnegara.

Dalam pembaruan terbaru, Bank Dunia menetapkan batas 3,00 Dolar AS per kapita per hari untuk mengukur kemiskinan ekstrem.

Sementara itu, batas 4,20 Dolar AS per kapita per hari digunakan untuk kelompok negara berpendapatan menengah bawah dan 8,30 Dolar AS per kapita per hari untuk kelompok negara berpendapatan menengah atas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut