Bansos Digital Berbasis AI Tak Bisa Dipakai Sembarangan! Hanya untuk Listrik, Beras dan Bensin
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menyiapkan skema pembatasan penggunaan bantuan sosial (bansos) berbasis kecerdasan buatan (AI). Nantinya, bansos hanya bisa untuk membeli listrik, beras dan bensin.
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah masih mengkaji mekanisme penyaluran bansos secara digital. Salah satu opsi yang dibahas berupa pemberian kupon dengan penggunaan terbatas.
“Kita masih mikir apakah nanti memberikan kupon sehingga tidak boleh judi online, jadi hanya mungkin bayar listrik, bayar beras, bayar bensin, segala macam,” ujar Luhut dikutip Jumat (11/9/2026).
Skema tersebut memungkinkan penerima bansos hanya menggunakan bantuan untuk kebutuhan yang sudah ditentukan pemerintah. Dengan begitu, dana bantuan diharapkan benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Luhut menilai digitalisasi bansos juga dapat membuat penyaluran bantuan lebih transparan dan mengurangi potensi penyalahgunaan. Sistem digital dinilai dapat memperkecil interaksi langsung dalam proses distribusi bantuan.