Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komdigi Kirim Bantuan Logistik 15 Ton dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT
Advertisement . Scroll to see content

Bapanas Gelontorkan Ribuan Ton Beras untuk Korban Gempa NTT, Nagekeo Dapat Jatah Terbesar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:30:00 WIB
Bapanas Gelontorkan Ribuan Ton Beras untuk Korban Gempa NTT, Nagekeo Dapat Jatah Terbesar
Bapanas mengalokasikan 6,8 ribu ton bantuan beras untuk korban gempa di lima kabupaten Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Ilustrasi/BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

Dari jumlah itu, sebanyak 990,3 ton merupakan bantuan khusus bencana, sedangkan 5,81 ribu ton berasal dari program bantuan pangan beras reguler.

Secara rinci, Kabupaten Manggarai mendapat alokasi 81,63 ton bantuan bencana dan 1,79 ribu ton bantuan pangan reguler. Manggarai Timur memperoleh 153,78 ton bantuan bencana dan 1,66 ribu ton bantuan pangan reguler.

Kemudian, Kabupaten Ngada memperoleh 86,88 ton bantuan bencana dan 444,21 ton bantuan pangan reguler. Kabupaten Sikka mendapat 6,88 ton bantuan bencana dan 1,28 ribu ton bantuan pangan reguler.

Sementara itu, Kabupaten Nagekeo memperoleh alokasi terbesar untuk bantuan bencana, yakni 661,18 ton, ditambah 625,14 ton bantuan pangan reguler.

Terpisah, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memastikan proses penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana dilakukan secara cepat dan taktis sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana, khususnya beras, dipastikan aman. Bahkan, pemerintah memastikan ketersediaan beras di wilayah terdampak mencukupi hingga satu tahun ke depan apabila diperlukan.

"Karena masalah beras yang paling penting. Perintah Bapak Presiden agar bergerak cepat, menyelesaikan masalah. Dan alhamdulillah, kami sudah cek langsung. Kami sudah hitung kekuatan kita di sini sampai 1 tahun aman bahkan lebih. Jadi InsyaAllah aman," kata Amran.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut