Beda Pendapat Polri dan KPK Terkait Penarikan Penyidik Kompol Rosa

Riezky Maulana ยท Selasa, 04 Februari 2020 - 22:56 WIB
Beda Pendapat Polri dan KPK Terkait Penarikan Penyidik Kompol Rosa

Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) memberikan keterangan pers didampingi Juru Bicara Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (17/1/2020). (Foto: iNews.id/Rizki Maulana).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah mengembalikan penyidik Kompol Rosa Bekti Purbo ke institusi asal Mabes Polri. Pernyataan itu berbeda dengan keterangan Mabes Polri.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan pengembalian Kompol Rosa dilengkapi dengan surat pemberhentian pegawai sejak 22 Januari 2020. Keputusan itu diketahui seluruh pimpinan KPK.

"Penyidik KPK atas nama Rosa sudah dikembalikan tanggal 22 Januari 2020 sesuai dengan surat keputusan (SK) pemberhentian pegawai negeri yang dipekerjakan (PNYD) di KPK sesusai keputusan pimpinan KPK," kata Firli saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (4/2/2020).

Firli mengatakan, surat keputusan tersebut telah ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal KPK dan petikan SK ditandatangani Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia KPK. Selain Kompol Rosa, KPK juga mengembalikan satu penyidik bernama Indra yang berasal dari Polri.

"Pemberhentian keduanya terhitung mulai 1 Februari 2020. Rosa sudah dihadapkan ke Mabes Polri pada tanggal 24 Januari 2020," katanya.

Mantan Kapolda Sumatera Selatan itu minta masyarakat tidak memandang pengembalian penyidik sebagai polemik. Dia mengatakan pengembalian pegawai negeri yang dipekerjakan merupakan hal biasa.

"Tolong dipahami bahwa Kompol Rosa dan Indra betul sudah dikembalikan ke Mabes Polri. Sesungguhnya pengembalian penyidik Polri adalah hal biasa," katanya.

KPK dan Polri diketahui berbeda pendapat soal masalah ini. Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono membantah telah menarik kembali penyidik KPK ke instansi asal, Rabu (29/1/2020).

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan rencana penarikan penyidik di KPK masih dalam pengkajian. Kompol Rosa di KPK disebut masih memiliki masa kerja hingga bulan September mendatang.

"Kompol Rosa, beliau sebagai penyidik KPK akan selesai masa tugasnya pada tanggal 23 September 2020. Jadi secara administrasi masih terus dilakukan pendalaman terhadap masa tugas yang bersangkutan," ujarnya, Selasa (28/1/2020) di Jakarta.

Editor : Rizal Bomantama