Begini Awal Mula Dahnil Anzar Gabung Gerindra dan Jadi Jubir Prabowo

Felldy Utama ยท Senin, 29 Juli 2019 - 14:35 WIB
Begini Awal Mula Dahnil Anzar Gabung Gerindra dan Jadi Jubir Prabowo

Juru Bicara Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjutak. (Foto: istimewa).

JAKARTA, iNews.id – Mantan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak resmi ditunjuk sebagai Juru Bicara Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Tidak hanya itu, Dahnil ternyata juga telah bergabung sebagai kader Gerindra.

Dahnil mengakui jika Prabowo tidak hanya menawarkan dirinya sebagai jubir, melainkan juga diajak untuk bergabung di Partai Gerindra. Tawaran itu, kata dia, dilontarkan Prabowo sejak pembubaran BPN Prabowo-Sandi beberapa waktu lalu.

"Jadi Pak Prabowo katakan 'Kamu sudah basah, sekalian berenang di sini (Partai Gerindra'," kata Dahnil di Jakarta, Senin (29/7/2019).

BACA JUGA: Dahnil Anzar Jadi Juru Bicara Resmi Prabowo Subianto

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini mengungkapkan, ada alasan tersendiri yang membuat dirinya tertarik untuk bergabung dengan partai berlambang burung garuda tersebut.

Selama setahun terakhir Dahnil mengaku banyak berdiskusi dengan Prabowo. Dari situ dia pun tertarik dengan visi misil besar mantan Danjen Kopassus tersebut yang diinvestasikan lewat Gerindra.

Dahnil tidak menampik dirinya kini sudah sah sebagai kader Gerindra. Partai juga sudah membuatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) untuknya." Bulan ini (KTA keluar)," kata mantan dosen ini.

Prabowo menunjuk Dahnil sebagai juru bicaranya. Penunjukan itu diumumkan mantan Pangkostrad ini melalui akun Twitter, Minggu (28/7/2019) malam. Dengan penunjukan ini, Prabowo mempersilakan pihak-pihak yang ingin bertanya pada dirinya, berkomunikasi dengan Dahnil.

"Selamat malam sahabat, selamat berakhir pekan. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa mulai ke depan saya dibantu Bung @Dahnilanzar sebagai juru bicara resmi Ketua Dewan Pembina/Ketua Umum Partai @Gerindra," cuit Prabowo.


Editor : Zen Teguh