Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! NTB-NTT Potensi Diguyur Hujan Lebat, 2 Bibit Siklon Tropis Terdeteksi
Advertisement . Scroll to see content

Berikan Bantuan ke YAPI Korban Covid-19, Kemensos Diapresiasi Komisi VIII DPR

Rabu, 24 November 2021 - 21:54:00 WIB
Berikan Bantuan ke YAPI Korban Covid-19, Kemensos Diapresiasi Komisi VIII DPR
Kepala Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras menjelaskan, Kemensos (Foto : Komaruddin Bagja)
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK, iNews.id - Kepala Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras menjelaskan, Kemensos memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) sebesar Rp 611.142.000 kepada 368 penerima manfaat. Bantuan tersebut terdiri dari bantuan aksesibilitas untuk 28 penerima manfaat sebesar Rp 34.500.000 dari Balai Efata  Kupang

Dari Balai Mahatmiya Tabanan dengan total penerima manfaat 146 orang sebesar Rp298.100.000. Adapun Balai Naibonat Kupang bantuan sebesar Rp 7.500.000 untuk lima penerima manfaat. 

Sementara itu di Balai Paramita Mataram bantuan senilai Rp271.042.000 bagi 189 penerima manfaat. 

"Tadi diserahkan bantuan berkaitan dengan program Atensi yang terdiri dari  bantuan aksesibilitas, bantuan kebutuhan dasar,  bantuan kebutuhan dasar serta Atensi anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19," kata Hartono di IAHN Gde Pudja Kota Mataram, Lombok, NTB, Selasa (23/11/2021).

Menanggapi itu, Ketua Tim Kunjungan Spesifik Komisi VIII DPR Rachmat Hidayat memberikan apresiasi kepada Kementerian Sosial yang telah menyerahkan bantuan pemberdayaan sosial kepada para penerima manfaat. 

"Itu bantuan untuk anak yatim,piatu dan yatim piatu yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19 oleh Menteri Sosial. Kita berterimakasih bisa bantu anak-anak tersebut kan sudah luar biasa itu. Untuk digunakan sebaik mungkin untuk pendidikan tidak hanya untuk makan saja tapi melanjutkan pendidikan mereka", kata Rachmat. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut