Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Wisudawati UM Surabaya asal Palestina Minta Rekomendasi Jodoh ke Rektor
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu LaNyalla, Perkumpulan Penghuni Tanah Surat Ijo Surabaya Minta Dukungan Agar Presiden Bersikap

Kamis, 16 September 2021 - 15:44:00 WIB
Bertemu LaNyalla, Perkumpulan Penghuni Tanah Surat Ijo Surabaya Minta Dukungan Agar Presiden Bersikap
Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menerima audiensi Perkumpulan Penghuni Tanah Surat Ijo Surabaya, di Lantai VIII Gedung Nusantara III Komplek Parlemen. (Foto DPD).
Advertisement . Scroll to see content

Hasilnya menggembirakan. Bambang menyebut Pemkot Surabaya siap melepaskan status Tanah Surat Ijo Surabaya. Hanya saja, hal tersebut dikembalikan kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian ATR/BPN. Tunggu punya tunggu, status tanah yang dijanjikan Pemkot Surabaya tak kunjung dilepas. 

"Nah, kami meminta kepada Pak LaNyalla agar mendorong lagi percepatan proses ini," ujar dia. 

Sebagaimana diketahui, ada sebanyak 44.811 persil Tanah Surat Ijo Surabaya dengan jumlah jiwa 500 ribu orang. Menurut Bambang, beberapa di antaranya yang semestinya kawasan perumahan, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu tiba-tiba diubah menjadi kawasan bisnis dengan retribusi yang sangat besar. 

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mattalitti, siap untuk menindaklanjuti kembali persoalan ini. Bahkan, sejak April lalu LaNyalla sudah berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempercepat penyelesaian sengketa antara masyarakat dengan Pemkot Surabaya itu. 

"Saya sudah berkirim surat resmi kepada Presiden mengenai persoalan ini sejak April lalu. Ini bukti bahwa kami serius memperjuangkan hak-hak masyarakat," ujar LaNyalla.

Saat pertemuan konsultasi antara Ketua Lembaga Tinggi Negara dengan Presiden pada Agustus lalu, LaNyalla kembali menyampaikan kepada Presiden secara tertulis, terkait persoalan tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut