Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kaleidoskop 2025: Sinergi NU-Pemerintah, dari Konsolidasi Asta Cita hingga Kerja Nyata di Akar Rumput
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu Paus Fransiskus, Gus Yahya Sampaikan Aksi NU Lindungi Minoritas

Kamis, 16 Januari 2020 - 16:00:00 WIB
Bertemu Paus Fransiskus, Gus Yahya Sampaikan Aksi NU Lindungi Minoritas
Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf saat bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Rabu (15/1/2020) waktu setempat. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Paus Fransiskus menerima kunjungan 18 tokoh agama peserta Forum Inisiatif Agama-Agama Ibrahim (Abraham Faiths Initiative) di kediamannya di Kompleks Basilica, Vatikan, Rabu (15/1/2020) malam waktu setempat. Satu tokoh yang ikut menemui pimpinan tertinggi Vatikan itu adalah Katib Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf.

Forum Inisiatif Agama-Agama Ibrahim berlangsung di Vatikan sejak 14 Januari hingga 17 Januari 2020. Dalam pertemuan itu, salah satu peserta forum Pastor Bob Roberts mendukung penandatanganan "Piagam Persaudaraan Kemanusiaan" oleh Paus Fransiskus dan Tetua Agung Al-Azhar, Syaikh Ahmad Al Tayeb di Abu Dhabi tahun 2019 lalu.

"Diskusi bersama Paus mengerucutkan tekad dan langkah bersama menghadapi kemelut kemanusiaan yang kental membawa konflik antaragama. Paus juga sepakat semua masalah mesti dikembalikan ke akar keberadaan manusia yaitu sesama saudara," kata Gus Yahya melalui keterangan tertulis.

BACA JUGA: PBNU: Hari Santri Bukan hanya Perayaan Muslim di Pesantren

Gus Yahya mengatakan apa yang dibahas dalam forum tersebut sama seperti analisis “Deklarasi Gerakan Pemuda Ansor Tentang Islam Untuk Kemanusiaan (Humanitarian Islam)" tahun 2017 lalu. Dia menegaskan perbincangan itu tak cukup diimplementasikan sebagai deklarasi tapi harus dituangkan dalam langkah strategis yang nyata.

"Seperti kiprah NU membangun strategi transformatif melalui aktivisme sosial melakukan pelayanan bagi masyarakat luas. Termasuk melindungi hak kelompok minoritas," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut