BJ Habibie, SBY dan Boediono Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR RI

Felldy Utama ยท Jumat, 16 Agustus 2019 - 08:29 WIB
 BJ Habibie, SBY dan Boediono Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR RI

Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Dua mantan Presiden Republik Indonesia, BJ Habibie dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan bakal absen dalam sidang tahunan MPR RI Tahun 2019 yang digelar Jumat (16/8/2019). Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyampaikan, pihaknya telah mengirimkan undangan kepada sejumlah tokoh nasional untuk menghadiri sidang tahunan.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan hampir sebagian besar tokoh nasional itu akan hadir. Hanya saja, dua mantan presiden RI dan mantan Wapres RI dikabarkan tak bisa menghadiri acara tersebut.

"Hampir semua datang saya kira, cuma Pak SBY kayaknya enggak datang, Pak Habibie, Pak Boediono juga," kata pria yang akrab disapa Zulhas, di Ruang Sidang Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

BACA JUGA:

Pidato Kenegaraan Jokowi Tanpa Didampingi Dua Ajudan, Seperti Obama

Jokowi Ukur Baju Tradisional Daerah untuk Dipakai saat Sidang Tahunan MPR Besok

Jokowi Cek Persiapan Sidang Tahunan MPR

Kondisi kesehatan menjadi alasan BJ Habibie, SBY, dan Boediono tidak bisa menghadiri acara sidang tahunan MPR RI. "Katanya itu soal kondisi kesehatan," ujarnya.

Zulhas menyampaikan, dalam sidang besok tidak berbeda jauh dari sidang-sidang tahunan sebelumnya. Hanya saja, dalam sidang tahunan ini ada pesan khusus yang berbeda.

Dia mengatakan, dalam sidang tahunan ini MPR akan menyinggung soal kontestasi Pemilu 2019 yang digelar secara serentak kemarin.

"Kemarin itu agak keras, dan terjadi polarisasi dua kubu. Oleh karena itu, saya kira pesan sidang nanti akan membawa siapa yang menang, siapa yang kalah, buat MPR sebetulnya yang penting itu kalau kita bisa menjahit kembali merah putih," tutur Zulhas.

"Artinya persaingan sudah usai. Mari kita bersama-sama mendukung pilihan rakyat agar Indonesia lebih baik, lebih bagus, lebih sejahtera. Nanti kalau mau tarung lagi 2024 lah. Jadi pesannya itu memperkuat persatuan pembangunan," ujarnya.


Editor : Djibril Muhammad