BMKG Catat 13.591 Gempa Susulan Guncang NTT, Terbaru M5,1
“Hingga tanggal 8 September 2026, pukul 11:00:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 13591 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2,” kata Wijayanto.
Gempa terbaru tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki pola pergerakan naik atau thrust fault.
Guncangan dirasakan dengan skala intensitas IV MMI di Lamba Leda, Manggarai Timur; Reok, Manggarai; serta Reok Barat, Manggarai.
Pada skala IV MMI, guncangan dapat dirasakan banyak orang yang berada di dalam rumah pada siang hari.
Meski gempa susulan kembali terjadi, hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa M5,1 tidak berpotensi tsunami. BMKG terus memantau perkembangan aktivitas gempa susulan di Flores. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat,” pungkas Wijayanto.
Editor: Puti Aini Yasmin