Menghadapi kondisi tersebut, BMKG akan terus memantau perkembangan sirkulasi siklonik di sekitar Laut Andaman dalam sepekan ke depan. Pemantauan dilakukan melalui analisis terpadu terhadap data pengamatan, citra satelit, dan dinamika atmosfer terkini.
BMKG Ungkap Rata-Rata Musim Hujan di Indonesia Mundur 20-30 Hari, Ini Penyebabnya
Apabila terdeteksi perkembangan signifikan yang berpotensi memengaruhi wilayah Indonesia, BMKG akan menyampaikan pembaruan informasi melalui kanal resminya.
Guswanto juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Dia meminta masyarakat menjadikan peringatan dini cuaca sebagai salah satu acuan dalam mengambil langkah antisipasi.
Titik Api Masih Ditemukan meski Diguyur Hujan, Karhutla Jambi Sulit Dipadamkan
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tetapi tidak mengabaikan potensi cuaca ekstrem. Kenali kondisi lingkungan sekitar, tingkatkan kewaspadaan ketika hujan lebat berlangsung, dan ikuti arahan pihak berwenang apabila kondisi cuaca berpotensi membahayakan. Pastikan informasi yang diterima bersumber dari kanal resmi BMKG agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi secara tepat,” pungkasnya.
Editor: Rizky Agustian