Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Penyebab Wabah HIV Menggila di Fiji hingga Ditetapkan Darurat Nasional
Advertisement . Scroll to see content

BNN Minta Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun, Anggota DPR Dorong Teliti Ganja Medis

Selasa, 01 September 2026 - 19:03:00 WIB
BNN Minta Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun, Anggota DPR Dorong Teliti Ganja Medis
Rapat kerja Komisi III DPR bersama BNN, Selasa (1/9/2026) (foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

Meski begitu, Hinca memberikan catatan khusus terkait penelitian ganja medis. Dia mempertanyakan apakah tambahan anggaran yang diajukan BNN sudah memasukkan kebutuhan penelitian tersebut.

“Saya minta apakah anggaran yang Rp5 triliun tambahan ini Pak, Pak Sestama, sudah masuk pada amanah dan perintah Mahkamah Konstitusi agar pemerintah termasuk BNN melakukan penelitian?” tanya Hinca.

Legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini pun menyoroti penelitian ganja medis yang menurutnya belum juga berjalan selama beberapa tahun. “Sudah tiga tahun ini nggak jadi-jadi, mungkin karena nggak ada anggarannya. Apakah sudah masuk anggarannya perintah MK untuk meneliti ganja medis?” ujarnya.

Hinca menekankan, ganja medis perlu diteliti secara serius dan tidak serta-merta disamakan dengan jenis narkotika yang diungkap BNN dalam sejumlah operasi.

“Menurut para ahli, ganja medis nggak sama dengan yang kita sebutkan tadi itu Pak. Oke? Dan belum pernah juga disajikan ganja medis itu apa dampaknya. Yang betul adalah dibutuhkan dia sebagai medis,” kata dia.

Hinca meminta BNN memasukkan penelitian tersebut dalam anggaran jika memang belum tersedia. “Mohon betul-betul apakah anggaran yang Rp5 triliun anda minta ini sudah masuk penelitian itu? Kalau belum tambah lagi,” katanya.

Hinca juga mengaitkan isu ganja medis dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang Komoditas Strategis di Badan Legislasi DPR. Menurutnya, ganja medis termasuk salah satu komoditas yang tengah dipikirkan dalam pembahasan tersebut.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut