Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivitas Vulkanik Menurun, Warga Sekitar Anak Krakatau Diimbau Tetap Waspada dan Pakai Masker
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Sebut Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Kini Mengarah ke Laut Hindia: Lampung-DKI Kondusif

Selasa, 08 September 2026 - 16:10:00 WIB
BNPB Sebut Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Kini Mengarah ke Laut Hindia: Lampung-DKI Kondusif
Kapusdatinkom BNPB Berton Panjaitan melaporkan kini abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bergerak ke Laut Hindia. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Abu vulkanikGunung Anak Krakatau kini bergerak ke arah Laut Hindia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut hal ini membuat kondisi di Lampung, Banten, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta lebih kondusif. 

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB Berton Panjaitan mengatakan, pergerakan abu mengikuti arah angin ke barat dengan kecepatan 15 knot. Data itu didapat berdasarkan analisis citra satelit.

"Untuk Gunung Anak Krakatau kalau kita lihat dari gambar ini bahwa arah angin sekarang abu bersama abunya sudah bergerak ke arah barat sesuai dengan analisis citra satelit dengan kecepatan angin 15 knot. Jadi kalau kita lihat segmentnya atau signifikan meteorologisnya bahwa saat ini abu vulkanik tersebut lebih cenderung mengarah ke Laut Hindia," ungkap Berton saat konferensi pers, Selasa (8/9/2026).

Pergerakan abu menuju Laut Hindia membuat wilayah yang sebelumnya terdampak sebaran abu kini berada dalam kondisi lebih kondusif. Situasi ini juga berdampak pada operasional penerbangan. Sebanyak delapan bandara yang sebelumnya ditutup oleh otoritas telah kembali beroperasi.

"Dari informasi tersebut kita dapat tahu bahwa sekarang ini keadaan di Lampung dan Jawa Barat, maupun Banten, DKI termasuk di dalamnya lebih kondusif dari abu vulkanik dan 8 bandara yang tadinya sudah ditutup oleh otoritas saat ini sudah kembali dibuka," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut