Brigjen Pol Setyo Budiyanto Terpilih Jadi Direktur Penyidikan KPK

Raka Dwi Novianto ยท Jumat, 18 September 2020 - 22:59 WIB
Brigjen Pol Setyo Budiyanto Terpilih Jadi Direktur Penyidikan KPK

Gedung KPK. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Posisi Direktur Penyidikan (Dirdik) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali terisi. Posisi tersebut ditempati Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Setyo Budiyanto usai mengikuti tahapan seleksi yang dilangsungkan lembaga antirasuah tersebut beberapa waktu lalu.

Dirdik KPK kosong sejak Mei lalu usai Dirdik sebelumnya RZ Panca Putra ditarik Polri. Penarikan Panca berdasarkan Surat Nomor B/2029/V/KEP/2020/SSDM yang dilayangkan pada Selasa, 5 Mei 2020.

Terpilihnya Setyo menjadi Dirdik KPK berdasarkan surat pimpinan KPK RI Nomor R/1812/KP.01.01/01-54/09/2020 tertanggal 18 September 2020 yang ditandatangani langsung Ketua KPK Firli Bahuri. Surat tersebut perihal pemberitahuan hasil seleksi dan panggilan bergabung bagi calon Pegawai Negeri yang dipekerjakan di KPK berasal dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam tahapan seleksi tersebut, Setyo berhasil mengungguli dua kandidat lainnya. Yakni, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Didik Agung Widjanarko dan Widyaiswara Muda Sespimti Polri, Kombes Pol Nazirwan Adji Wibowo.

"Dari 10 kandidat Dirdik, yang lanjut ke tahapan berikutnya yakni 3 orang yaitu Setyo Budiyanto, Nazirwan Adji Wibowo dan Didik Agung Widjanarko," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Selain Setyo, dalam surat tersebut terpilih juga 5 anggota Polri yang akan bekerja di lembaga antirasuah sebagai Koordinator Wilayah (Korwil). Mereka yakni Kombes Pol Didik Agung Widjanarko, Kombes Pol Agung Yudha Wibowo, Kombes Pol Bahtiar Ujang Purnama, Kombes Pol Kumbul Kusdwijanto Sudjadi dan Kombes Pol Yudhiawan.

"KPK juga mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai iklan-iklan rekrutmen yang mengatasnamakan KPK. Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, masyarakat dapat menghubungi call center KPK di nomor 198," kata Ali.

Editor : Djibril Muhammad