Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Kepala Bappisus Ajak Penonton Pemimpin Daerah Awards 2026 Peragakan Gerakan Nasional Jempol Baik
Advertisement . Scroll to see content

Buka Pemimpin Daerah Awards 2026, Kepala Bappisus Dorong Penguatan Karakter Bangsa

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:23:00 WIB
Buka Pemimpin Daerah Awards 2026, Kepala Bappisus Dorong Penguatan Karakter Bangsa
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto menyampaikan sambutan dalam acara Pemimpin Daerah Award 2026 di iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam kesempatan tersebut, apresiasi turut diberikan kepada iNews atas penyelenggaraan Pemimpin Daerah Awards 2026 yang memacu prestasi kepala daerah, kementerian, lembaga, serta aparat penegak hukum melalui proses penjurian yang objektif dan berintegritas.

Maraknya gesekan sosial di tengah masyarakat dinilai tidak terlepas dari pengaruh media sosial yang kerap bertindak sebagai pemicu keresahan publik. Penyalahgunaan teknologi digital modern dikhawatirkan dapat meracuni pemikiran generasi muda apabila ruang siber dipenuhi oleh konten-konten provokatif.

"Kompor dari keributan ini adalah media sosial yang kini sangat sulit dibedakan mana fakta dan mana hoaks akibat manipulasi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan deepfake. Video-video lama didaur ulang seolah-olah terjadi saat ini, sehingga anak-anak muda kita diracuni oleh informasi yang tidak jelas dan menyesatkan," katanya.

Masyarakat pun diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan gawai dan media sosial dengan menebarkan narasi kebaikan melalui kontribusi jempol digital yang positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.

Untuk mencegah kekaburan informasi yang berisiko memicu instabilitas politik dan keamanan nasional, publik didorong untuk kembali merujuk pada saluran berita yang kredibel dan memiliki badan hukum resmi. 

Media massa arus utama memegang tanggung jawab fundamental sebagai pilar edukasi bangsa dan rujukan utama penjernih fakta.

"Poin sentral untuk mendapatkan informasi yang akurat adalah kembali ke media-media mainstream yang resmi, baik televisi maupun media cetak yang sah. Ini menjadi instrumen edukasi penting bagi anak bangsa agar kita tidak mudah terpecah belah dan dapat menjaga stabilitas nasional," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut