Buka Rakernas DMI, JK Kritik Kemenag Kurang Perhatikan Masjid

Antara ยท Jumat, 23 November 2018 - 20:55 WIB
Buka Rakernas DMI, JK Kritik Kemenag Kurang Perhatikan Masjid

Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) dinilai kurang memerhatikan keberadaan masjid. Pengelolaan masjid selama ini lebih banyak ditangani masyarakat.

Selain itu, Kemenag tidak memiliki data pasti mengenai jumlah masjid di Indonesia. Kemenag hanya memperkirakan jumlah masjid di Indonesia antara 800 ribu sampai 900 ribu.

"Yang paling kurang diurus Kemenag itu urusan masjid. Jadi Dirjen (Bina) Masyarakat Islam ini enak dia, tidak banyak urusannya, dakwah juga tidak, hitung masjid juga tidak," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka Rakernas Dewan Masjid Indonesia (DMI) I di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Dia mengaku sudah menanyakan langsung kepada Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengenai jumlah pasti masjid di Indonesia. Menurutnya, Lukman juga tidak mengetahui.

BACA JUGA:

Politik Prabowo soal Australia, JK: Oposisi Tak Perlu Ikut Pemerintah

Dewan Masjid Luncurkan Aplikasi Isyef Online untuk Dorong Ekonomi Umat

Maka itu dia memerintahkan Lukman untuk mendata ulang jumlah masjid di Indonesia. Kemenag diminta berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota untuk menghitung dengan benar jumlah masjid, termasuk musala.

"Sekarang saya tugasi, you selama enam bulan kasih kita (DMI) jumlah (masjid) yang benar. Kita juga wajibkan nanti ketua-ketua (DMI) daerah membikin pemetaan supaya masuk ke aplikasi kita," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi