Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis
Advertisement . Scroll to see content

Buku Fiksi dan Non-Fiksi: Ini Perbedaan, Ciri-ciri dan Contohnya

Rabu, 27 Juli 2022 - 18:11:00 WIB
Buku Fiksi dan Non-Fiksi: Ini Perbedaan, Ciri-ciri dan Contohnya
Ilustrasi membaca buku fiksi dan non-fiksi
Advertisement . Scroll to see content

  • Hikayat 
    Hikayat adalah karya sastra lama berbentuk prosa yang berisi tentang kisah kehidupan keluarga istana atau kaum bangsawan, orang-orang ternama, orang suci di sekitar istana dengan segala kesaktian, keanehan, dan mukjizat tokoh utama.
  • Mitos 
    Mitos adalah cerita suatu bangsa yang berisikan tentang dewa dan pahlawan zaman dahulu. Kisah ini juga mengandung penafsiran tentang asal-usul semesta alam, manusia, dan bangsa itu sendiri yang mengandung arti mendalam yang diungkapkan dengan cara gaib. 
  • Fabel 
    Fabel merupakan salah satu di antara bentuk cerita tradisional yang menampilkan binatang sebagai tokoh cerita. Hanya saja, hewan berperilaku menyerupai manusia. 
  • Komik 
    Komik adalah suatu gambar seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak dan alur cerita dibuat saling berhubungan. 
  • Cerita rakyat 
    Cerita rakyat adalah kisah fiktif yang dituturkan secara turun temurun dan tidak memiliki pengarang yang jelas. 

Buku Non-Fiksi

Kebalikan dengan buku fiksi, buku non-fiksi ini dibuat berdasarkan fakta atau data-data yang otentik. Dengan kata lain, buku non-fiksi ini menyajikan cerita yang benar terjadi dan bukan imajinasi pengarang. 

Contoh buku non-fiksi, yakni buku-buku pelajaran atau buku penunjang pelajaran, artikel ilmiah, biografi, dan buku ensiklopedia pengetahuan. 

Ciri-ciri Buku Non-Fiksi

Terdapat empat ciri-ciri buku non-fiksi, di antaranya:

  • Ditulis dengan tidak menggunakan gaya bahasa.
  • Menggunakan penulisan bahasa yang denotatif dengan makna sebenarnya.
  • Berbentuk karangan ilmiah.
  • Ditulis berdasarkan pengamatan atau penelitian.

Kaidah Kebahasaan Buku Non-Fiksi

Kaidah kebahasaan buku non-fiksi ada tiga, yaitu:

  • Menggunakan kata baku yang memberikan kesan resmi atau formal.
  • Cerita yang ditulis memberikan kesan yang santai tiap cerita demi cerita yang terjadi di kehidupan sehari-hari.
  • Dalam penulisannya menggunakan kata asing dan kata yang belum termasuk kata serapan. 

Itulah penjelasan buku fiksi dan buku non-fiksi yang tentu sangat berbeda. Semoga bisa dimengerti. Selamat belajar.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut