Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dahana-TNI AU Uji Coba Operasional Bom BNT 250 untuk Pesawat Tempur
Advertisement . Scroll to see content

BUMN Bahan Peledak Kembali Operasikan Pabrik, Tekan Ketergantungan Impor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:49:00 WIB
BUMN Bahan Peledak Kembali Operasikan Pabrik, Tekan Ketergantungan Impor
Dahana meluncurkan Electronic Detonator dan mengoperasikan kembali Pabrik Booster untuk memperkuat kapasitas produksi serta teknologi industri bahan peledak. (Foto: Dok. Dahana)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Dahana (Persero), badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang industri bahan peledak meluncurkan Electronic Detonator sekaligus mengoperasikan kembali Pabrik Booster di Subang, Jawa Barat. Dua fasilitas ini guna memperkuat kapasitas produksi dan teknologi industri bahan peledak nasional.

Peluncuran dan reoperasi fasilitas dilakukan dalam rangkaian Dahana Connect 2026 di Auditorium PT Dahana, Subang, Rabu (19/8/2026), bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-60 perusahaan.

Direktur Utama Dahana Hary Irmawan mengatakan, penguatan fasilitas produksi menjadi salah satu langkah perusahaan untuk meningkatkan daya saing sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

“Reoperasi Pabrik Booster dan hadirnya Pabrik Assembly Detonator Elektronik merupakan wujud nyata investasi Dahana pada infrastruktur dan teknologi untuk memperkuat pasokan, meningkatkan kemandirian, serta menghadirkan solusi peledakan yang semakin sesuai dengan kebutuhan industri modern,” ujar Hary dalam keterangannya dikutip, Kamis (20/8/2026).

Pabrik Booster Dahana kembali beroperasi melalui skema Joint Operation Dahana-DAK (JODD) bersama DAK Energetics. Fasilitas tersebut sebelumnya berhenti beroperasi pada Mei 2021 dan kembali beroperasi penuh sejak Oktober 2025.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut