JAKARTA, iNews.id - Cara melakukan guling depan dan guling belakang akan diulas berikut ini. Senam lantai merupakan salah satu cabang dari olahraga atletik yang cukup populer di masyarakat.
Menurut Hidayat dkk (2010), dalam bukunya yang berjudul Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMA/MA/SMK, senam lantai merupakan bentuk latihan fisik yang terdiri dari gerakan-gerakan yang sistematis dan terencana.
Baca Juga
7 WNI Meninggal dalam Kebakaran Gedung di Hong Kong
Bagi yang ingin menjadi atlet senam lantai, haruslah memahami dan mampu mempraktekkan gerakan-gerakan dasar. Dua gerakan dasar yang patut untuk dikuasai adalah guling depan dan belakang.
Lantas, bagaimana cara melakukan guling depan dan guling belakang yang baik dan benar? Berikut iNews.id akan berikan ulasannya dirangkum dari berbagai sumber, Senin (12/2/2024).
Baca Juga
Senam Sehat Diikuti Ratusan Emak-Emak, Caleg Hermanto Phoeng: Partai Perindo Hadir untuk Masyarakat
Cara Melakukan Guling Depan
Guling depan atau forward roll merupakan gerakan menggulingkan atau menggelindingkan badan ke depan secara membulat. Awalan untuk memulai gerakan ini dapat dilakukan dua cara, yakni berdiri dan jongkok.
Cara Melakukan Guling Depan Awalan Berdiri
- Pertama-tama, awali sikap dengan berdiri tegak dengan posisi kedua tangan lurus di samping badan.
- Lalu, pandangan mata lurus ke depan melihat matras.
- Dengan membungkukkan badan, ulurkanlah kedua tangan lurus memegang matras.
- Posisikan kepala masuk di antara dua tangan yang telah diluruskan tadi.
- Usahakan dagu menyentuh dada, ini dilakukan agar bagian tengkuk menyentuh matras dengan baik.
- Bagian badan pertama yang menyentuh matras adalah bahu. Bahu disentuhkan ke matras dan mulailah gerakan mengguling.
- Setelah melakukan guling depan, posisi tubuh kembali berdiri tegak membelakangi matras.
Cara Melakukan Guling Depan Awalan Jongkok
- Sikap awal dengan melakukan jongkok dengan kedua kaki dalam posisi rapat. Lutut disentuhkan ke dada dengan posisi tangan tepat berada di depan ujung kaki.
- Kedua tangan dalam posisi bengkok atau telapak tangan terbuka menghadap ke atas.
- Posisikanlah dagu menyentuh dada dan pundak di matras.
- Lalu, mulailah berguling ke atas matras. Posisi tubuh sesudah berguling adalah jongkok seperti sikap awal sebelum dimulainya gerakan.
- Adapun, posisi tubuh saat sikap akhir dalam gerakan guling depan adalah jongkok dengan kepala menunduk, dan kedua tangan diluruskan ke depan.
Cara Melakukan Guling Belakang
Cara melakukan gerakan guling belakang atau meroda dapat dimulai dengan sikap atau posisi awal jongkok, dan berdiri.
Baca Juga
Senam LTK bareng Warga Ciputat, Caleg Perindo Dyah Anita: Membuat Kita Sehat
Cara Melakukan Guling Belakang Awalan Jongkok
- Posisikan badan menghadap ke belakang matras.
- Gerakan berikutnya, yakni sikap awalan jongkok menghadap ke belakang matras.
- Lalu, tempelkan dagu ke dada.
- Kemudian, posisikan telapak tangan disamping telinga diatas bahu yang berguna untuk menopang tubuh.
- Berguling ke belakang lalu lemparkan punggung ke arah belakang.
- Lalu, dorong tubuh menggunakan kaki.
- Sikap akhirnya pada gerakan guling belakang ini adalah posisi jongkok dengan badan harus seimbang.
Cara Melakukan Guling Belakang Awalan Berdiri
- Posisikan badan menghadap ke belakang matras.
- Membungkukkan badan.
- Posisikan kedua tangan lurus ke belakang dengan telapak tangan lurus kedepan.
- Lalu, letakkan kedua tangan di samping paha.
- Tempelkan dagu ke dada.
- Lakukan gerakan guling ke belakang.
- Kemudian, jatuhkan badan gunakan tangan sebagai penopang.
- Tangan berpindah ke samping telinga setelah pinggang menyentuh matras, sebagai penopang tubuh.
- Sikap akhir pada gerakan guling belakang ini adalah posisi berdiri sempurna.
Itulah ulasan mengenai cara melakukan guling depan dan guling belakang. Semoga bermanfaat!
Editor: Komaruddin Bagja