Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jam Berapa Sidang Isbat Puasa 2026? Ini Jadwal Resmi Kemenag
Advertisement . Scroll to see content

Catat! Ini Kriteria Penentuan 1 Ramadan 2026 dari Pemerintah

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:38:00 WIB
Catat! Ini Kriteria Penentuan 1 Ramadan 2026 dari Pemerintah
Ilustrasi Kriteria Penentuan 1 Ramadan 2026. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

- Elongasi (jarak sudut bulan–matahari) minimal 6,4 derajat.

Menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, ketentuan ini bersifat lebih empiris karena didasarkan pada data pengamatan astronomis yang lebih akurat.

Sebelumnya, pemerintah menggunakan kriteria 2 derajat. Namun, berdasarkan riset, hilal pada ketinggian tersebut hampir mustahil terlihat, sehingga dinaikkan menjadi 3 derajat untuk kepastian yang lebih tinggi. 

Sementara elongasi 6,4 derajat merujuk pada batas fisis (Danjon Limit) yang memungkinkan hilal dapat diamati.

“Kalau kita lihat perhitungan teknologi saat ini, wujud hilal (saat terbenam matahari di Indonesia) masih dalam posisi minus 2 derajat 24 menit 42 detik hingga 0 derajat 58 menit 47 detik. Jadi hampir mustahil bisa dirukyat,” ucap Nasaruddin.

Sementara itu, selain faktor ketinggian dan elongasi, kondisi cuaca seperti mendung juga menjadi tantangan. 

“Jadi memang berlapis-lapis tantangannya. Bisa saja hari ini mendung, atau ketinggian hilal dan sudut elongasinya rendah. Semua itu kita pertimbangkan secara cermat,” ujar Nasaruddin.

Demikian informasi penentuan 1 Ramadan 2026.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut