Cegah Hoaks Corona, Pemerintah Diharapkan Jadi Information Leadership

Felldy Utama ยท Sabtu, 18 April 2020 - 18:43:00 WIB
Cegah Hoaks Corona, Pemerintah Diharapkan Jadi Information Leadership
Ilustrasi hoaks. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah diminta menjadi information leadership untuk mencegah hoaks terkait corona yang dapat membuat masyarakat panik. Ketidakcocokan data antara elemen pemerintah pusat dan pemerintah daerah kerap membingungkan masyarakat yang dinilai dapat membuka celah masuknya informasi-informasi bohong.

Masukan itu diungkap dalam diskusi “Hoaks, Opini Publik, dan Pandemi Korona” yang digelar The Political Literacy Institute, Sabtu (18/4/2020). Diskusi itu menghadirkan unsur pemerintah pusat dan praktisi di bidang media serta penyebaran informasi yang dilakukan secara online.

Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute, Gun Gun Heryanto mengatakan informasi yang dipublikasikan pemerintah pusat dan pemda harus satu suara untuk menjembatani ketidaktahuan masyarakat. Gun Gun juga meminta pemerintah pusat maupun pemda menyingkirkan ego sektoral agar tak ada kesimpangsiuran yang membuka celah berita bohong mempengaruhi masyarakat.

"Informasi dari pemerintah harusnya bisa lebih dipercaya dan menjembatani ketidaktahuan masyarakat awam. Bukan menimbulkan ketidakpastian dan ketidaknyamanan masyarakat," katanya.

Kemudian Direktur PT. Media Kernels Indonesia (Drone Emprit), Ismail Fahmi mengatakan pemerintah harus mampu menjaga kepercayaan publik. Dia menjelaskan pemerintah memerlukan information leadership agar ada sinergi informasi.

"Kebijakan yang akan diambil pemerintah juga perlu diketahui publik," ucapnya.

Sementara itu Deputi IV Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Kantor Staf Presiden RI, Juri Ardiantoro menyampaikan pemerintah akan mengoptimalkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sebagai saluran resmi informasi mengenai virus corona. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemda akan disatukan melalui Gugus Tugas.

"Saat ini pemerintah bekerja keras untuk menyinergikan kementerian, lembaga, dan daerah dalam penanganan pandemi corona ini," kata Juri.

Lalu perwakilan media massa sekaligus jurnalis senior dan Wakil Pimpinan Redaksi MNC News, Latief Siregar menegaskan peran penting media massa dalam pengelolaan opini di tengah pandemi corona. Menurutnya kehadiran media massa penting untuk memerangi hoaks yang dapat membuat masyarakat resah.

“Hoaks merupakan anak haram kebebasan informasi dan kemudahan akses teknologi,” ujar Latief.

Editor : Rizal Bomantama

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda