Cerita Lengkap Kebohongan Ratna Sarumpaet, dari Keluarga Menjadi Viral
"Tidak ada hubungannya dengan politik, tidak ada hubungannya untuk keluar. Tapi setelah sakit di kepala saya mereda dan saya mulai berhubungan dengan pihak luar, saya enggak tahu bagaimana saya memaafkan ini kelak, tapi saya kembali melakukan kesalahan itu," kata perempuan kelahiran Tarutung, Tapanuli, Sumatera Utara itu.
Kebohongan pun terus berlanjut. Dia menceritakan kebohongan yang sama ke teman-teman dan koleganya bahwa dia telah menjadi korban pengeroyokan di Bandung.
"Ketika ketemu Fadli Zon datang ke sini, cerita itu yang sampai ke dia, Iqbal saya panggil ke sini juga cerita itu yang berkembang di dalam percakapan. Dan hari selasa tahu-tahu foto saya sudah beredar di medsos, saya enggak sanggup baca itu. Saya ada beberapa peristiwa yanbg membawa saya ke pak Djoko Santoso, lalu ke Pak Prabowo," ucap Ratna.
Di depan Prabowo, dia menceritakan kisah sama. Wajahnya lebam karena dipukuli orang, bukan operasi sedot lemak. Saat bertemu Prabowo dan Amien Rais, Ratna merasa apa yang dilakukan salah. Namun dirinya tak mampu mencegah. Dia tetap memilih diam dan membiarkan cerita rekayasa itu terus bergulir.
”Jadi tidak ada penganiayaan. itu hanya cerita khayal yang diberikan entah oleh setan mana ke saya dan berkembang seperti itu, saya tidak sanggup melihat bagaimana Pak Prabowo membela saya dalam sebuah jumpa pers," ujarnya.
Editor: Zen Teguh