Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Perintahkan Cabut Izin Perusahaan Terlibat Karhutla, Singgung Negara Penghina Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Prabowo Kaget saat Purbaya Ditawari Pinjaman IMF: Kita Tolak, Indonesia Masih Bisa

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:51:00 WIB
Cerita Prabowo Kaget saat Purbaya Ditawari Pinjaman IMF: Kita Tolak, Indonesia Masih Bisa
Presiden Prabowo Subianto mengaku kaget saat Purbaya ditawari pinjaman IMF. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat mendapat tawaran pinjaman dari International Monetary Fund (IMF) saat berkunjung ke Washington DC, Amerika Serikat. Ia pun mengaku kaget dengan cerita tersebut.

Menurut Prabowo, pemerintah memilih menolak tawaran tersebut karena menilai Indonesia masih mampu menjalankan perekonomian tanpa pinjaman IMF.

“Saya kira kemarin berapa bulan yang lalu kaget, Menteri Keuangan kita di Washington DC ditawarin pinjaman dari IMF, kita tolak, ‘terima kasih, Indonesia masih bisa tanpa pinjaman dari IMF’,” kata Prabowo dalam penutupan Muktamar ke-35 NU, di Aula Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

Prabowo mengatakan dirinya sudah menginstruksikan jajaran pemerintah agar tidak terlalu banyak mencari pinjaman. Dia mendorong investasi sebagai alternatif untuk mendukung perekonomian nasional.

Jika pemerintah perlu melakukan pinjaman, Prabowo meminta pembiayaan tersebut memiliki beban bunga serendah mungkin.

“Kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjam-pinjam uang dari mana-mana. Ajak investasi boleh, saudara-saudara. Kalau kita pinjam uang, kita mau pinjam uang, yang bunganya sekecil mungkin,” ujar Prabowo.

Selain persoalan pembiayaan, ia menyampaikan target pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan. Dia ingin semakin banyak masyarakat Indonesia keluar dari kondisi miskin.

Eks Menteri Pertanahan ini menegaskan pemerintah perlu mengambil langkah berani untuk mencapai target tersebut. Dia juga menyebut telah melakukan perhitungan secara rinci terkait program pengentasan kemiskinan.

“Saya sudah hitung dengan cermat sampai ke rupiah-rupiahnya saya sudah hitung, dan saya yakin dan percaya kita akan berhasil. Kita akan mengangkat jutaan rakyat kita keluar dari kemiskinan dan kita sudah buktikan dalam dua tahun pertama kita,” paparnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut