Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gawat! NASA Tingkatkan Kemungkinan Hantaman Asteroid YR4 ke Bumi 7 Tahun Lagi
Advertisement . Scroll to see content

Cetak Sejarah! Romo Asal Indonesia Bayu Risanto Diabadikan sebagai Nama Asteroid

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:26:00 WIB
Cetak Sejarah! Romo Asal Indonesia Bayu Risanto Diabadikan sebagai Nama Asteroid
Romo Christoforus Bayu Risanto diabadikan namanya sebagai asteroid dunia. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Nama Romo Christoforus Bayu Risanto, S.J., Ph.D. kini tercatat abadi di jagat raya. Seorang imam Yesuit asal Indonesia itu resmi diabadikan sebagai nama asteroid oleh International Astronomical Union (IAU), lembaga otoritas tertinggi dunia dalam penamaan benda langit.

Melalui Working Group for Small Body Nomenclature (WGSBN), IAU menetapkan nama (752403) Bayurisanto, sebelumnya dikenal dengan kode sementara 2015 PZ₁₁₄, sebagai identitas sebuah asteroid di Sabuk Utama Asteroid. Keputusan tersebut diumumkan dalam WGSBN Bulletin pada 14 Januari 2026.

Penamaan ini menjadi bentuk penghargaan ilmiah internasional yang tergolong langka, sekaligus pengakuan atas kiprah Romo Bayu di bidang sains dan Gereja. Asteroid Bayurisanto berada di antara orbit Mars dan Jupiter, memiliki lintasan stabil, serta tidak termasuk objek yang berpotensi membahayakan Bumi.

Romo Bayu lahir di Bogor pada Januari 1981. Perjalanan pendidikannya dimulai dari Seminari Menengah St. Petrus Kanisius Magelang, sebelum bergabung dengan Serikat Yesus pada tahun 2000. Ia ditahbiskan sebagai imam pada 2012 dan mengucapkan Kaul Akhir sebagai Jesuit pada 15 Agustus 2025. Dia juga merupakan alumni STF Driyarkara Jakarta angkatan 2007.

Selain filsafat dan teologi, Romo Bayu menekuni ilmu atmosfer secara serius. Ia meraih gelar doktor dari University of Arizona pada 2021, dengan keahlian di bidang prediksi cuaca numerik, asimilasi data, serta pemodelan curah hujan. Pengalaman akademiknya berskala global, mulai dari mengajar di kawasan Mikronesia hingga terlibat dalam riset cuaca di Meksiko dan Arab Saudi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut