Cetak Sejarah! Romo Asal Indonesia Bayu Risanto Diabadikan sebagai Nama Asteroid
Sejak Juli 2024, Romo Bayu bergabung sebagai peneliti di Observatorium Vatikan (Specola Vaticana) yang berlokasi di Arizona, Amerika Serikat. Kehadiran dia menorehkan sejarah tersendiri karena menjadikannya orang Indonesia pertama yang bekerja di lembaga riset astronomi bergengsi milik Takhta Suci tersebut.
Di Observatorium Vatikan, Romo Bayu bekerja di bawah kepemimpinan Romo Anthony D’Souza, S.J., yang resmi menjabat sebagai direktur sejak 19 September 2025, menggantikan Bruder Guy Consolmagno, S.J., yang memimpin lembaga itu selama satu dekade sebelumnya.
Lebih dari sekadar pencapaian ilmiah, penamaan asteroid Bayurisanto menjadi simbol perjumpaan iman dan ilmu pengetahuan. Perjalanan Romo Bayu menunjukkan bahwa panggilan sebagai imam tidak membatasi langkah dalam dunia sains, melainkan justru membuka ruang dialog yang luas, bahkan hingga ke angkasa.
Dari ruang kelas seminari hingga observatorium bertaraf internasional, Romo Christoforus Bayu Risanto membuktikan bahwa dedikasi, ketekunan, dan iman yang terbuka pada ilmu dapat meninggalkan jejak yang melampaui bumi.
Editor: Muhammad Sukardi