CSIS Optimistis Partai Perindo Mampu Tingkatkan Keterpilihan dari Kelompok Muda

Carlos Roy Fajarta ยท Jumat, 09 Desember 2022 - 15:46:00 WIB
CSIS Optimistis Partai Perindo Mampu Tingkatkan Keterpilihan dari Kelompok Muda
Center for Strategic and International Studies (CSIS) mendorong Partai Perindo meningkatkan keterpilihan dari kelompok muda. (Foto: MPI/Carlos Roy Fajarta)

JAKARTA, iNews.id - Center for Strategic and International Studies (CSIS) mendorong Partai Perindo meningkatkan keterpilihan dari kelompok muda. Perindo disebut memiliki kans cukup besar untuk melakukan itu.

Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes mengatakan survei nasional pada Agustus 2022 menunjukkan elektoral Perindo di segmen anak muda mencapai 5,1 persen. Dia mengungkapkan ada perubahan demografi di Pemilu 2024 yakni pemilih muda dengan usia 17-39 tahun berdasarkan data Sensus Penduduk 2020 dan data pemilih diprediksi mendekati 60 persen (114 juta pemilih).

"Sebanyak 60 persen itu jumlah yang sangat banyak. Partai juga pada level nominasi dan struktur partai perlu memberikan kuota atau akomodasi pada anak-anak muda untuk masuk dalam provinsi, kabupaten kota atau masuk dalam calon legislatif," ujar Arya Fernandes dalam Bimtek Partai Perindo, Jumat (9/12/2022) siang di iNews Tower, Jakarta.

Dia menyebut biasanya caleg dari anak muda paling tahu generasinya dibandingkan dengan caleg yang sudah berusia di atas 40 tahun. Arya Fernandes mengungkapkan ada perubahan dari pemilih muda dalam Pemilihan Umum 2024 yakni leadership style (kepemimpinan nasional).

"Kalau 2019 dulu publik suka pemimpin yang populis atau merakyat, namun jelang 2024, orang tidak lagi suka pemimpin yang populis tapi yang bersih dan antikorupsi," ucap dia.

Generasi muda kata dia juga mempunyai perhatian besar dalam isu-isu baru pasca Covid-19. Mereka disebut Arya memiliki kepedulian sangat tinggi terhadap isu kesehatan, lingkungan hidup, bencana, perubahan iklim, ketenagakerjaan, demokrasi, dan korupsi.

"Jadi partai politik harus memiliki engagement dalam berbagai isu ini. Kalau ada jubir yang memiliki fokus di hal-hal tersebut mungkin bisa menarik pemilih muda," ucap Arya Fernandes.

Pemilih muda kata dia juga tidak tertarik isu polarisasi dan agama dan cenderung lebih progresif dengan isu-isu aktual di tengah mereka.

"Partisipasi politik pemilih muda mengalami peningkatan dari 2014 dan 2019 serta di 2024. Anak muda memiliki perhatian sangat tinggi terhadap isu ekonomi terutama lapangan pekerjaan, freedom of speech, isu korupsi," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda